Bahan Bakar Semangat

Semangat teman-teman meluangkan waktu menulis setiap hari adalah tantangan tersendiri bagi teman-teman. Saya wajib “membayar lunas” semangat teman-teman dengan merilis ebook setiap hari di hari berikutnya. Saya selalu berharap, semangat belajar teman-teman untuk menulis tidak patah arang.

Secara teori, motivasi adalah dorongan untuk mewujudkan keinganan. Motivasi itu dibagi dua: motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah dorongan untuk mewujudkan sesuatu yang datang dari diri kita sendiri. Motivasi ekstrinsik adalah dorongan untuk mewujudkan sesuatu yang datang dari luar diri kita. Sebagai contoh sederhana adalah keinginan kita ingin menjadi penulis, maka motivasi intrinsiknya adalah terus berlatih menulis dan motivasi ekstrinsiknya adalah mengikuti pelatihan-pelatihan dan mengerjakan semua tagihannya.

Motivasi ini yang saya sebut sebagai bahan bakar semangat. Quick Writing Series adalah salah satu bahan bakar saya untuk selalu semangat mengumpulkan tulisan teman-teman. Satu hari, satu tulisan, dua/empat/enam halaman, satu antologi. Bahkan, jika teman-teman menghendaki, buku itu akan dicetak dan ber-ISBN. Tidak dicetakpun tidak menjadi masalah. Semangat teman-teman menulis inilah yang menjadi bahan bakar semangat yang luar biasa untuk mengumpulkan tulisan teman-teman menjadi satu buku. Saya juga berusaha membuatkan sampul, walaupun sangat sederhana sesuai kemampuan saya.

Semangat teman-teman meluangkan waktu menulis setiap hari adalah tantangan tersendiri bagi teman-teman. Saya wajib “membayar lunas” semangat teman-teman dengan merilis ebook setiap hari di hari berikutnya. Saya selalu berharap, semangat belajar teman-teman untuk menulis tidak patah arang. Saya tidak pernah mewajibkan teman-teman untuk mencetak buku. Prinsip saya adalah dalam hal finansial, teman-teman memiliki kemampuan berbeda-beda. Saya paling benci jika ada orang ingin berkarya terhenti hanya gara-gara uang. Semangat itulah yang harus sama-sama kita jaga. Munculnya sebuah karya bukanlah muncul dari langit secara tiba-tiba, tetapi membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan bisa jadi uang. Saya selalu berusaha mengirim pesan kepada teman-teman yang left (keluar grup), “Terima kasih sudah mampir, mohon maaf lahir batin, dan tetap berkarya”. Bagi saya, berkarya bisa dimanapun berada, salah satunya adalah P3G Jawa Timur.

18 thoughts on “Bahan Bakar Semangat

  1. Rasanya saya bangga ada di komunitas QWS serta kelasku online, semangat yang nyaris padam muncul lagi terwadahi dan digunggung (dimotivasi) , insya Allah barokah, semua langkah tentu didasari adanya niat, untuk maju, ikhlas shg siswa kita akan terbentuk karakter yang baik, tengyus Cak..

    1. Alhmdulillah, bisa menuangkan ide menulis harian di QWS, yg semula nubar .. pada akhirx nti bisa menulis sendiri dlm sebuah buku dicetak dan diterbitkan …. tks byk ilmu yg diberikan oleh Cak Lukman

  2. QWS,,,top markotop, ibarat jadi oasis ditengah padang pasir , sebenarnya saya butuh motivasi yg sedikit dipaksa untuk berani menulis bagi saya yg lg ajar nulis, matursuwunCak Lukman

  3. Sebuah keberuntungan bagi saya bisa bergabung di Kelasku Online. Semoga dapat terus menyelenggarakan pelatihan2 agar saya dapat terus belajar.

  4. Trimakasih siraman semangatnya semoga semakin tumbuh semangat saya untuk menulis. Semoga niat Cak Lukman dicatat sebagai amal ibadah. Aamiiin.

  5. Gimannah caranya supaya bisa jalan? Ya harus jalan.
    Gimannah caranya supaya bisa nulis? Ya harus nulis.

    Semangat menulis.

  6. Terimakasih Cak Lukman yang selalu memberikan energi positif kepada kami yang mencoba dan berusaha mendulang ilmu.

  7. Yang saya sayangkan, kenapa kenal wadah QWS baru sekarang?
    Saya awam sekali dengan tulis menulis tapi sudah lama, bahkan bertahun-tahun pingin belajar nulis. Alhamdulillah sudah keturutan.
    TQ Kelasku Online

  8. Alhamdulillah saya bisa gabung di kelas ini….cak Lukman memang pantas jd motivatorku…mudah2an menjadi ilmu yg berkah..amiin

  9. Terima kasih yang tak terhingga pada P. Lukman selaku motivator yg notabene lebih muda dari saya khususnya.. Sunnatulloh bahwa kejayaan suatu bangsa tergantung pada pemimpinnya yg selalu memberi motivasi tiada lelah. Demikian juga pada grup penulis QWS ini.. jk kami tidak termotivasi, maka tidak akan terjadi nuansa ‘pelangi’ dalam kehidupan kami sebagai guru. Tetap semangattt!!

  10. Alhamdulillah saya jadi mau menulis dengan selalu diingatkan, dan ada QWS ini semangat menulis menjadi terpacu untuk terus menulis

  11. Di saat saya bosan pegang hp, leptop, saya keluar rumah. Menjernihkan kembali pikir dan kembali beranjak, batinku berkata jangan sia -siakan waktu masa pandemi, mengunjungi blog teman2, membuat semangat terbakar lagi. Terimakasih Cak Lukman inspirasinya.

  12. Alhamdulillah… sudah bisa bergabung dengan komunitas orang-orang hebat yang penuh inspirasi. Sekalipun belum pernah bisa memenuhi tagihan saya merasa bangga dapat menikmati karya tulis teman-teman yang tertampung dalam QWS dan akhirnya terwujud sebuah buku. Semangat tetap membara untuk bisa menulis terus. Terimakasih Pak Lukman atas inspirasinya,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *