Cerdas ala Niswah

Tidak selama Youtube berisi konten-konten sampah. Asal kita mau memilih, maka kita bisa menjadi cerdas melalui kanal-kanal video di Youtube. Pilih dan dampingi anak dalam menonton konten-konten di Youtube.

Youtube telah menjadikan pengganti televisi dalam mencari hiburan, informasi, dan pengetahuan. Orang lebih sering melihat video di Youtube daripada di televisi. Youtube memberikan banyak kelebihan dibandingkan televisi. Contoh sederhana, teman-teman yang pernah hidup dan melihat hiburan di tahun 90-an ingin bernostalgia dengan film-film lama yang sudah tidak tayang di televisi, maka Youtube solusinya. Bahkan sinetron yang berseri dapat kita lihat dari pagi sampai sore dan bisa tamat dalam sehari.

Youtube yang memuat segala macam hiburan dan pengetahuan, membutuhkan seleksi tersendiri. Kita harus cerdas menggunakan Youtube sebagai hiburan dan menambah pengetahuan. Banyak juga konten-konten Youtube dewasa yang tidak layak tonton bagi anak-anak kita. Konten-konten hoax dan provokatif juga tidak terhitung jumlahnya. Di sinilah peran kita sebagai orang tua agar anak-anak mendapatkan konten-konten yang bermanfaat bagi anak kita.

Kok Bisa? Insider, Kurzgesagt-In a Nutshell,  adalah kanal Youtube favorit anak saya. Kok Bisa? adalah kanal video yang memberikan pengetahuan disertai dengan animasi yang menarik. Kok Bisa menggunakan narasi dalam Bahasa Indonesia sehingga sangat mudah dimengerti oleh anak. Video antara 5-10 menit mampu menambah pengetahuan anak. Sangat rekomendasi untuk anak.

Insider adalah kanal video tentang pengetahuan dan ide-ide kreatif. Kanal ini mampu menstimulus anak untuk berpikir kreatif dalam hal memanfaatkan barang bekas, mengenal teknologi masa depan, dan berbagai informasi pengetahuan. Kanal ini disajikan dalam Bahasa Inggris. Justru ini kelebihannya, anak juga bisa belajar Bahasa Inggris dari video di Youtube melalui kanal ini.

Kurzgesagt-In a Nutshell adalah kanal yang sama dengan Kok Bisa? Kurzgesagt-In a Nutshell disajikan dalam narasi Bahasa Inggris dengan disertai terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Pengetahuan yang disajikan juga sangat beragam, termasuk tentang hal-hal yang kekinian seperti virul korona.

Tidak selama Youtube berisi konten-konten sampah. Asal kita mau memilih, maka kita bisa menjadi cerdas melalui kanal-kanal video di Youtube. Pilih dan dampingi anak dalam menonton konten-konten di Youtube. Jangan lupa batasi juga waktu menonton agar anak juga bisa melatih gerak kinestetiknya. Tidak menjadi kaum rebahan dan generasi menunduk. Cerdaslah dalam menggunakan teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *