Delegasi #3

Sekolah adalah sebuah sistem yang dijalankan oleh banyak orang (team work). Sistem akan bekerja, jika sumberdaya bekerja sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Ibarat motor, dapat berjalan jika mesin, ban, shockbreaker, bahan bakar, dan bagian lainnya dalam keadaan bagus. Begitupun sekolah mampu berakselerasi, jika manajemen, kurikulum, kesiswaan, saran dan prasarana, dan hubungan masyarakat berjalan dengan baik. Sehebat apapun kepala sekolah, tidak akan mampu bekerja sendiri dalam mengatur jalannya roda manajemen sekolah.

Pendelegasian adalah hal yang paling mudah untuk membagi tugas masing-masing bagian di sekolah. Paling utama, kepala sekolah mendelegasikan lima bagian pokok sekolah kepada “menteri” yang dipercaya untuk membantu kepala sekolah. “Menteri” ini yang sebut dengan wakil kepala sekolah. Umumnya, jumlah wakil kepala sekolah ada empat orang: kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, dan kehumasan. Ini adalah bentuk pendelegasian utama tugas kepala sekolah.

Sebagaimana kepala sekolah, wakil kepala sekolah juga memiliki staf yang membantu tugas pokoknya. Misalnya wakil kepala sekolah bidang kurikulum memerlukan staf untuk pembelajaran dan evaluasi. Ini yang kita namakan dengan team work bidang kurikulum. Begitu juga bidang-bidang lainnya yang diperlukan di sekolah.

Tidak hanya empat wakil saja, tetapi semua bagian yang ada di sekolah, didelegasikan. Keamanan dilayani oleh satpam, administrasi dan manajemen oleh bagian tata usaha, hubungan orang tua siswa dan sekolah dibantu oleh wali kelas, dan sebagainya. Hal ini sangat bergantung pada kebutuhan sekolah.

Kepala sekolah sebagai manajer sekolah harus mampu melihat potensi guru yang dipimpinnya. Sehingga sistem sekolah akan berjalan efektif, jika orang yang bertanggung jawab terhadap tugas tertentu berkompeten. Jika tidak, maka akan menjadi bumerang bagi kepala sekolah sendiri.

 

Mojokerto, 11 Nopember 2020, 08:09.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *