Fungsi Youtube Dalam Pembelajaran (Pertemuan-11)

Youtube dalam pembelajaran memiliki multifungsi atau multimanfaat bagi guru dan siswa. Contoh sederhana, misalnya guru mendapatkan tugas untuk mengikuti diklat selama satu minggu di luar kota. Bila guru tersebut mengajar 24 jam, maka sudah 24 jam tatap muka sia-sia. Tugas dalam bentuk mencatat dan mengerjakan soal dari buku sangatlah kurang efektif menggantikan pertemuan tatap muka. Bagaimanapun juga, kehadiran guru sangat penting di kelas untuk memberikan penjelasan terhadap materi yang ajarkan, apalagi matematika dan IPA (Fisika, Kimia, dan Biologi). Dengan Youtube, setidaknya hal itu akan teratasi. Guru membuat video penjelasan, sebagaimana menerangkan di depan kelas sembari seperti mencatat di whiteboard di kelas. Siswa melihat penjelasan guru di Youtube. Menurut saya itu lebih baik daripada siswa belajar mandiri dari buku teks.

Baiklah, saya akan jelaskan multifungsi dari Youtube untuk pembelajaran. Ikuti penjelasan berikut ini dengan seksama dan teman-teman sangat bisa menambahkan di kolom komentar.

Multifungsi pertama, persiapan belajar. Pernahkah diakhir pertemuan suatu materi tatap muka, guru meminta siswa mempelajari/membaca materi selajutnya di rumah? Tentu pernah, bukan! Lalu pada pertemuan selanjutnya, guru bertanya kepada siswa, “Sudah dipelajari/dibaca materinya?” Saya kok yakin 99,99%, anak-anak menjawab, “belum”. Ilustrasi ini sudah cukup menjadikan kita berpikir dua kali untuk memberikan tugas membaca/mempelajari materi berikutnya. Walaupun itu, butuh strategi agar efektif pelaksanaan. Beda ceritanya jika persiapan belajar diberikan dalam bentuk video di Youtube. Siswa akan semangat menonton karena dalam bentuk video dan di Youtube. Kalau dibandingkan membaca dan menonton Youtube, pasti lebih menarik menonton Youtube. Tujuannya sama, tetapi hanya caranya saja yang berbeda.

Multifungsi kedua, pembahasan latihan soal. Guru biasanya memberikan latihan soal di rumah atau di kelas, terutama matematika dan IPA (Fisika, Kimia, dan Biologi). Untuk menghemat pertemuan tatap muka, soal-soal yang diberikan guru tidak dibahas di kelas, melainkan dibahas menggunakan video di Youtube. Jika di kelas, kita seperti radio, tidak bisa diulang penjelasannya, lain cerita ketika di Youtube, siswa dapat mengulang berkali-kali video yang memuat pembahasan tersebut, bahkan bisa diunduh.

Multifungsi ketiga, remidial teaching. Siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) ada kewajiban untuk remidial (perbaikan nilai). Sebelum melaksanakan remidial test, guru sudah sewajarnya memberikan remidial teaching kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Bila guru memberikan remidial teaching di kelas tatap muka pada jam efektif, maka kasihan siswa lain yang tidak remidi dan bila diberikan di luar jam pelajaran, maka sangat menyita waktu guru. Untuk inilah Youtube hadir sebagai alternatif remidial teaching yang efektif. Guru bisa membuat video yang berisi penjelasan-penjelasan tentang hal-hal yang belum dipahami oleh siswa yang remidi. Bisa dalam bentuk penjelasan atau soal-soal yang dianggap sulit oleh siswa remidi.

Multifungsi keempat, pengayaan. Siswa yang tidak remidi atau sudah mendapatkan nilai di atas KKM, dapat pula menambah wawasannya dalam pengayaan. Guru dapat membuat video penjelasan materi yang bersifat pengayaan dan pembahasan soal-soal yang sulit yang tidak sempat diberikan di kelas. Fungsi pengayaan adalah memberikan kesempatan mengembangkan diri kepada siswa yang di atas rata-rata.

Multifungsi kelima, persiapan ujian. Pernahkah siswa tanya, “Pak, kisi-kisi atau materi penilaian akhir semester apa saja yang keluar?”. Biasanya guru memberikan kisi-kisi secara umum yang akan diujikan dalam PH, PTS, atau PAS. Guru dapat memanfaat video untuk membuatkan soal yang serupa dengan soal PH, PTS, atau PAS disertai pembahasannya. Siswa akan lebih semangat belajar untuk mempersiapkan diri dalam ujian.

Multifungsi keenam, pemantapan materi. Pemantapan materi yang dimaksud di sini adalah materi tambahan yang butuh ilustrasi dan visualisasi berupa animasi atau virtual lab yang dibutuhkan untuk memperkuat konsep suatu materi tertentu, misalnya materi relativitas.

Simak video berikut ini.


 

25 thoughts on “Fungsi Youtube Dalam Pembelajaran (Pertemuan-11)

  1. alhamdulillah, semakin ingin cepet bisa membuat alat pembelajaran dengan terintegrasi ke youtube

  2. Terima kasih Cak, ternyata banyak sekali manfaat youtube untuk pembelajaran,
    Saya semakin tertarik untuk mempelajari pembuatan modul yang terintegrasi dengan youtube.

  3. Terima kasih Pak Lukman ats penjelasannya,,, smkin tercerahkan… Smg sllu bs istiqomah dlm belajar…

  4. Alhamdulillah.. Pengetahuan2 baru sdh kami dapatkan melalui pembelajaran disini. Apalagi sbg guru old, pengetahuan seperti ini sangat perlu untuk dikembangkan dan dipahami shg mampu utk mengikuti perkembangan jaman. Terima kasih tak terhingga buat tengtor

  5. Youtobe /video pembelajaran memang sangat membantu dalam belajar siswa, apalagi dikala siswa kurang memahami materi. Jadi dia bisa mengulang sampai paham dan mengerti

  6. Barokalloh…terima kasih pak Lukman Hakim, sangat bermanfaat ilmunya. Semoga dapat menginspirasi teman-teman dalam memanfaatka teknologi sehingga dapat memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk belajar dan lebih memahami materi pelajaran dalam waktu yg tidak terbatas. Jazaakumullohu khoiron kashiron…

  7. Terimaksih ilmunya, saya beruntung bergabung di Kelaskuonline bersama Cak Lukman dan tim. Ilmunya bertambah terus..semoga tambah berkah Cak

  8. Alhamdulillah , mulai belajar lagi….
    Memang dengan Youtube sangatlah banyak membantu dalam Pembelajaran. Namun guru harus benar-benar ekstra dalam mempersiapkan videonya…..Yang utama SEMANGAT>>>>>

  9. Pentingnya YouTube dalam pembelajaran online…..luar biasa pak Lukman semoga lancar mengikutinya
    Aamiin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *