Kategori itu Judul Buku

Jika setiap hari kita punya ide membuat satu tulisan, maka kita menabung satu tulisan untuk sebuah buku. Misalnya satu tulisan, jika sudah ditata dalam ukuran buku A5, 3 lembar, maka satu bulan sudah menghasilkan tulisan sebanyak 90 halaman, dan itu sangat layak diterbitkan menjadi buku. Mudah, bukan?

Tulisan itu bukan sekedar tulisan. Setiap tulisan (pasti) memiliki maksud dan tujuan. Tidak ada tulisan yang tanpa makna. Sejelek apapun narasinya, ada makna tertentu yang tersembunyi. Walaupun membutuhkan analisis keras untuk memahami. Jadi, jangan pernah berhenti menulis. Menulislah sambil belajar. Belajar mengolah kata. Belajar memilih diksi. Belajar ritme tulisan. Belajar mempercantik alur cerita. Tulisanmu adalah sejarah bagimu.

Blog sebagai salah satu media untuk mengumpulkan ide, gagasan, atau hanya sekedar keisengan. Tulisan-tulisan itu menggambar siapa diri kita. Menulis cerita-cerita fiksi di blog, maka penulisnya adalah seorang cerpenis. Menulis puisi di blog, penulisnya seorang penyuka puisi. Menulis artikel di blog, penulisnya adalah seorang yang suka membaca jurnal atau buku ilmiah. Menulis cerita non-fiksi di blog, maka penulisnya adalah seorang inspiratif dan deskriptip. Itulah uniknya blog yang dibuat.

Agar tulisan kita bisa menjadi buku, maka template (themes) di blog yang menggunakan themes wordpress akan memiliki menu kategori. Kategori ini saya ibaratkan sebagai tema besar atau judul buku. Setiap tulisan yang kita buat sesuaikan kategori. Pembuatan kategori bergantung pada pemilik blog ingin difungsikan sebagai apa, judul buku atau topik buku. Fungsinya adalah untuk memudahkan identifikasi tulisan kita. Contohnya blog saya (kelaskuonline.id). Kategori yang saya buat adalah sebagian besar sebagai judul buku: Guru Nge-Blog, Niswah Diary, Tulisan Bebas, Youtuber Teacher, dan kategori lain yang masih dalam bentuk gagasan. Jadi, tulisan saya di blog setidaknya akan menjadi empat judul buku. Blog digunakan sebagai tabungan/portofolio.

Jika setiap hari kita punya ide membuat satu tulisan, maka kita menabung satu tulisan untuk sebuah buku. Misalnya satu tulisan, jika sudah ditata dalam ukuran buku A5, 3 lembar, maka satu bulan sudah menghasilkan tulisan sebanyak 90 halaman, dan itu sangat layak diterbitkan menjadi buku. Mudah, bukan? Sebagaimana tantangan menulis #1HARI1PUSI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *