Ketika Nafsu Menulismu Loyo

Semangat menulis itu seperti halnya iman dalam diri seseorang, kadang naik dan kadang turun, yazidu wa yankus.

Semangat menulis itu seperti halnya iman dalam diri seseorang, kadang naik dan kadang turun, yazidu wa yankus. Di saat semangat naik, 3-5 tulisan bisa selesai dalam waktu singkat. Sebaliknya, saat semangat lagi down, jangan tulisan, ide menulispun tidak muncul. Saat nafsu menulis menurun inilah, kita perlu men-charge ulang agar ide-ide segar kembali muncul.

Pertama, berhenti menulis. Di saat, semangat kendor, jangan paksakan diri untuk menulis karena hanya akan menghasilkan tulisan yang tidak sistematis, amburadul, dan tidak bermakna. Menulis bukan sekedar menuangkan ide, tetapi bagaimana menghayati apa yang kita tulis sehingga pembaca juga akan mendapatkan rasa yang sama dengan apa yang kita tulis.

Kedua, cobalah merenung sejenak. Merenung bermakna evaluasi diri terhadap apa yang kita tulis. Renungkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: Apakah yang saya tulis sesuai dengan passion saya? Apakah yang saya tulis bermanfaat bagi pembaca? Apakah yang saya tulis bernilai ibadah? Apakah yang saya tulis berasal dari dalam hati atau hanya hayalan semata? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang bisa mengoreksi diri sendiri dalam hal kepenulisan.

Ketiga, baca buku-buku kesukaan. Buku adalah referensi ide yang sangat bagus untuk menumbuhkan kembali semangat menulis. Buku bisa menjadi koleksi diksi-diksi nakal yang mengundang rasa penasaran pembaca. Semakin banyak membaca, semakin banyak ide-ide segar akan muncul. Buku bisa bermakna buku fisik atau elektronik, atau bahkan bisa artikel-artikel di internet. Internet adalah unlimited knowledge resource bagi penulis.

Keempat, gabung dengan grup-grup penulis. Hari ini puluhan bahkan ratusan grup penulis muncul. Ada yang melalui media sosial, aplikasi pesan instan, atau kopi darat bareng di suatu tempat. Kata-kata bijak mengatakan berkumpul dengan penjual minyak wangi, maka (walaupun) tidak beli, minimal kita ikut wangi karena terkena efek baunya. Begitupun, dengan menulis, teman-teman di grup penulis saling memberi semangat dan motivasi untuk selalu menulis.

Kelima, silahkan tambahkan ide-ide brilian untuk membangkitkan nafsu menulis yang lagj kendor di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *