Ketika Passion Ditantang (bagian-3)

Saya sangat menikmati jika diberi kesempatan untuk berbagi, dengan siapapun. Justru saya harusnya berterima kepada teman-teman saya yang telah berkenan memberikan saya wadah untuk berbagi.

Semua berawal dari video-video yang saya buat di Youtube Channel Kelasku Online. Video-video yang saya unggah di Youtube adalah apa yang perlukan dan yang ingin saya pelajari. Saya membuat video tentang menyusun laporan penelitian tindakan kelas, menyusun buku dari laporan hasil penelitian tindakan kelas, menyusun modul terintegrasi dengan Youtube, dan yang terbaru adalah video tentang Kajian Tafsir Buku 4. Semua saya lakukan bukan untuk orang lain, tetapi untuk diri saya sendiri. Jika ada orang yang menyukai dan menontonnya, bahkan bisa belajar bareng dari video itu, maka itu adalah efek, bukan tujuan utama. Makanya saya tidak terlalu pusing, jika video saya penontonnya sedikit karena itu bukan menjadi tujuan.

Efek lain yang saya rasakan adalah saya diundang oleh beberapa sekolah atau lembaga untuk berbagi pengalaman dalam bentuk seminar, workshop, maupun pelatihan. Saya tidak pernah menolak untuk berbagi dengan siapapun, baik individu, kelompok, maupun lembaga. Saya juga tidak pernah menjawab pertanyaan: berapa sangu jika ingin mengundang saya? Karena bagi saya itu bukan tujuan utama saya. Tujuan utama saya adalah berbagi tentang apa yang saya butuhkan sendiri, bukan karena orang lain. Saat saya diundang teman saya untuk mengisi di sekolah di Kota Batu, saya tidak pernah ngomong, nanti saya harus nginep di hotel ini. Saya dan istri saya memesan dan menginap di hotel dengan biaya sendiri. Mengapa ini saya lakukan? Karena ini passion saya. Passion ini tidak ada hubungan dengan orang lain.

Saya sangat menikmati jika diberi kesempatan untuk berbagi, dengan siapapun. Justru saya harusnya berterima kepada teman-teman saya yang telah berkenan memberikan saya wadah untuk berbagi. Saya hanya berbagi tentang apa yang alami dan apa yang saya lakukan, tidak lebih. Itulah cara saya menyukai apa yang saya sukai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *