Komitmen #2

Komitmen semua orang di sekolah dimulai dari kesadaran masing-masing individu. Bekerja adalah bagian dari ibadah. Ketika unsur-unsur spiritual mampu mengilhami, maka komitmen bekerja akan jauh lebih ringan dibandingkan komitmen yang didasari oleh keterpaksaan dan hukuman.

Komitmen dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Kalau ikrar adalah ucapan di lisan, komitmen adalah dorongan atau tarikan untuk mewujudkan ikrar dalam perilaku. Komitmen dalam arti sempit bisa diartikan sebagai manifestasi dari ikrar dalam pencapaian visi dan misi suatu lembaga/organisasi.

Komitmen di sekolah akan mampu terinternalisasi dengan efektif jika semua sumberdaya memahami tujuan bersama. Tujuan itu adalah visi dan misi sekolah. Visi dan misi kemudian dijabarkan dalam bentuk bidang-bidang dan gugus tugas. Ketika setiap personel menyadari akan tupoksinya, maka komitmen akan menancap kuat dalam dirinya.

Komitmen di sekolah dapat dibangun melalui reward and punishment. Reward diberikan bagi yang mampu bekerja maksimal dan punishment bagi seseorang yang tidak bisa bekerja maksimal. Prinsip dari reward and punishment didasari pada edukasi dan pendampingan, bukan semata-mata otoritarian dari pimpinan.

Komitmen semua orang di sekolah dimulai dari kesadaran masing-masing individu. Bekerja adalah bagian dari ibadah. Ketika unsur-unsur spiritual mampu mengilhami, maka komitmen bekerja akan jauh lebih ringan dibandingkan komitmen yang didasari oleh keterpaksaan dan hukuman.

 

Mojokerto, 10 Nopember 2020, 09:45

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *