Lebih Suka di Samping

Bisa jadi pendamping mendapatkkan ilmu baru dari yang didampingi. Semua hal bisa terjadi. Inilah makna saya lebih suka di samping (mendampingi).

Paradigma yang saya bangun dalam setiap pendampingan adalah bahwa setiap (peserta pendampingan a.k.a guru) telah membawa pengetahuan awal (prior knowledge) masing-masing sesuai dengan pengalaman dan pelatihan yang pernah diikuti. Pengetahuan awal ini bervariasi kedalaman dan pemahamannya, ada yang sangat awam, ada yang setengah-setengah, ada yang sudah paham tapi belum pernah action, ada yang expert tapi mengaku awam, bahkan ada yang sangat berpengalaman, tapi ikut hanya ingin melihat model pendampingan. Semua itu terlihat dari cara berinteraksi dan menanggapi setiap pertanyaan yang dilontarkan peserta lain.

Paradigma ini yang saya pegang teguh sampai hari ini. Berdasarkan paradigma ini, saya lebih suka menggunakan kata pendampingan daripada pelatihan atau bahkan seminar online. Bukan tanpa makna, bagi saya pendampingan adalah menyejajarkan diri (pendamping) dan yang didampingi. Semacam tutor sebaya. Bukan siapa yang lebih pintar dari siapa. Tetapi sama-sama belajar. Bisa jadi pendamping mendapatkkan ilmu baru dari yang didampingi. Semua hal bisa terjadi. Inilah makna saya lebih suka di samping (mendampingi).

Beda dengan pelatihan atau seminar, peserta diposisikan berhadapan dengan pelatih/narasumber. Pelatih atau narasumber berada di depan memaparkan materinya dengan porsi diskusi lebih sedikit. Padahal diskusi ini core of the core dalam setiap mendapatkan pengetahuan baru. Dari siapapun, oleh siapapun dan untuk siapapun. Narasumber mendapatkan porsi lebih banyak berbicara daripada peserta. Ini saya maknai sebagai posisi di depan.

Saya lebih suka posisi di samping daripada di depan. Walaupun sebenarnya posisi itu bisa di switch dengan cepat. Pendamping kadang berposisi di depan (narasumber) dan kadang posisi di samping (pendamping). Tidak ada masalah, asal porsi waktu yang diberikan pada saat posisi di samping lebih banyak daripada posisi di depan.

Kelas #nulisPTKbareng didesain posisi di samping lebih banyak waktunya daripada posisi di depan. Materi di Youtube Channel: Kelasku Online akan dibuat sesederhana mungkin dan sesingkat mungkin (maksimal 30 menit), dan ada waktu khusus untuk diskusi, misalnya pukul 19.30-21.00. Chat khusus diskusi atau tutor sebaya. Semoga ini akan lebih baik hasilnya. Siapkan diri anda, karena prediksi saya Kelas #nulisPTKbareng akan lebih seru dengan paradigma yang berbeda-beda. Semoga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *