Makna Antologi

Apapun sarana, jangan pernah putus asa dalam mengasah kemampuan menulis. Teman-teman bisa menggunakan berbagai sarana untuk berlatih menulis, misalnya blog, media sosial, dan sebagainya. Antologi adalah salah satunya.

Saya tidak tahu sudah berapa banyak orang yang bertanya tentang penggunaan karya buku antologi yang ditulis bersama untuk dijadikan penilaian angka kredit. Jika ada yang bertanya begitu, saya selalu konsisten menjawab bahwa buku antologi yang ditulis oleh banyak orang tidak digunakan untuk angka kredit. Sebagaimana dijelaskan di Buku 4 PKB dan angka kreditnya dijelaskan bahwa publikasi ilmiah dan karya inovatif, karya bersama hanya untuk 4 (empat) orang penulis: 1 penulis utama dan 3 penulis pembantu dengan persentase yang telah ditentukan. Untuk lebih lengkapnya, teman-teman bisa melihat kembali Buku 4 PKB dan angka kreditnya.

Antologi sebenarnya memiliki banyak manfaat, walaupun saya tidak merekomendasikan untuk dijadikan penilaian angka kredit. Manfaat itu antara lain:

Latihan Menulis. Menulis adalah aktivitas yang harus terus dilatih. Apalagi bagi penulis pemula. Antologi adalah wadah yang dapat dijadikan latihan menulis. Quick Writing Series (Seri Menulis Cepat) adalah program menulis cepat selama 15 hari. Setiap hari, satu peserta wajib menulis satu tulisan sebanyak dua halaman A5. Sebenarnya tidak berat, tetapi butuh tekun dan terus memaksa diri untuk menulis. Ternyata bisa menulis. Uniknya, tulisan-tulisan itu dijadikan buku ber-ISBN. Mengapa? Agar peserta QWS semangat untuk menulis karena tiap hari melihat tulisan dalam bentuk buku yang nanti akan dicetak dan ber-ISBN.

Menjaga Performance Menulis. Penulis yang telah mengganggap dirinya penulis mahir, menurut saya masih perlu menjaga perfomance menulisnya. Hal ini agar kemampuan menulis tetap terjaga. Antologi dapat digantikan sarana untuk menjaga performance menulis seseorang.

Portofolio. Saya selalu konsisten mengatakan bahwa antologi sangat bermanfaat untuk menambah portofolio karya bagi seorang penulis. Portofolio didefinisikan sebagai kumpulan dokumen dan tulisan yang tersusun dengan rapih dan menarik. Portofolio ini adalah laporan lengkap dari suatu dokumen dan hasil karya dari aktivitas seseorang. Portofolio ini sangat bermanfaat untuk menunjukkan prestasi dan karya seseorang.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman penulis yang selalu menanyakan tentang antologi. Apapun sarana, jangan pernah putus asa dalam mengasah kemampuan menulis. Teman-teman bisa menggunakan berbagai sarana untuk berlatih menulis, misalnya blog, media sosial, dan sebagainya. Antologi adalah salah satunya. Ingin bergabung dengan tantangan Quick Writing Series? Tunggu saja informasinya.

22 thoughts on “Makna Antologi

    1. Alah bisa karena biasa. InsyaAlloh nanti setelah terbiasa menulis, akan bisa menjadi penulis. Terima kasih atas semangat dan motivasinya.

  1. Paham , antologi wadah untuk latihan menulis, latihan menulis sangat penting dan harus ada sedikit paksaan he he
    Jika kita nulis sdh banyak kita jadikan satu menjadi karya kita sendiri di cetak apa bisa untuk angka kridit ?

  2. I’m in…menjadi bagian yg sangat tertantang utk berlatih menulis..karena memang benar menulis itu perlu latihan terus menerus,agar konsintensi imaji terasah..
    Terima kasih,itu saja…

  3. Akhir-akhir ini saya sering mengikuti kegiatan webinar dan hampir semua peserta berharap mendapat sertifikat yang kelak dpt dipakai untuk pengajuan angka kredit. Entah mengapa kadang saya merasa prihatin jika ada yang begitu ambisius dapat sertifikat sehingga seolah mengesampingkan makna mengikuti kegiatan daring. Semoga kita bisa mengikuti kegiatan apa pun dengan tulus agar ilmu yang diperoleh barokah. Kalaupun toh ada sertifikat yang nantinya laku untuk kenaikan pangkat, anggap itu sebagai efek samping atau tepatnya penghargaan.

  4. Akhir-akhir ini saya sering mengikuti kegiatan webinar dan hampir semua peserta berharap mendapat sertifikat yang kelak dpt dipakai untuk pengajuan angka kredit. Entah mengapa kadang saya merasa prihatin jika ada yang begitu ambisius dapat sertifikat sehingga seolah mengesampingkan makna mengikuti kegiatan daring. Semoga kita bisa mengikuti kegiatan apa pun dengan tulus agar ilmu yang diperoleh barokah. Kalaupun toh ada sertifikat yang nantinya laku untuk kenaikan pangkat, anggap itu sebagai efek samping atau tepatnya penghargaan.

  5. Berfikir tentang PAK itu harus, tetapi seharusnya fikiran itu tidak boleh membatasi kemauan berkarya. Skill, memang harus terus dilatih.

  6. Bagi saya jika ada yg tanya ‘ bisakah untuk di ajukan untuk penilaian Angka Kredit ??”
    Mungkin motivasi menulis nya nanti diawali dengan karena membutuhkan,. Maka semangat menulis muncul.
    Tapi kalau saya pribadi…mengapa ikut…semula ya karena terpeleset ke group ini…akhirnya dikit minat…pinginnya juga ada nilai nya.
    Namanya juga pengajuan….diterima syukur…tidak ya…iklas…nanti diperbaiki/remidi

  7. Menulis karena hobi, punya buku jd tujuan.
    Selain itu syukur klo ada AK.
    Setelah tahu antalogi tdk ada AK, BKN kecewa malah ketagihan n semakin terpacu buat buku sendiri.
    Selalu ada kepuasan (senang), bila tulisan sdh jd buku ada d tangan.

  8. Informasinya sungguh menarik, sangat ingin bisa menulis…semoga saya pribadi bisa mengikuti jejak untuk menjadi penulis…

  9. Ilmunya sangat bermanfaat. Terima kasih banyak.
    Pertama kali ikut menulis. Bingung apa yg nau ditulis. Karena ada batas waktu pengumpulan mau tdk mau akhirnya tersupport utk berpikir keras dan berusaha utk menghasilkan naskah meskipun hasilnya mungkin blm bagus spt teman2.

    Tetapi Selanjutnya dari pengalaman menulis yg pertama ini menjadikan utk menulis yg kedua menjadi lebih baik karena Pikiran dan hati semakin peka untuk menuangkan peristiwa dll dalam tulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *