The Power of Finger

Kebaikan itu sederhana. Tidak perlu kaya untuk bersedekah. Cukup menggerakkan jari untuk selalu berbagi sesuatu yang baik secara istikamah. Berbagi kebaikan, sekecil apapun. Bisa jadi kebaikan kecil ini yang menyebabkan kita masuk surga.

Saat kuliah, ketika mengadakan seminar, saya bertugas menempel pamflet. Pagi-pagi buta, sudah meracik berbagai bahan untuk membuat lem dari tempung kanji. Lem ini akan digunakan untuk menempel pamflet. Target operasi penempelan pamflet adalah tiang listrik, telepon, tembok pagar, bahkan pohon. Tujuan adalah menyiarkan acara seminar ke khalayak ramai. Harapannya, banyak yang datang ke seminar.

Hari ini, yang katanya era 4.0, tidak perlu lagi menempel pamflet. Cukup buat flyer, pasang di facebook, twitter, instagram, sebar melalui grup Whatsapp. Tidak perlu menunggu seminggu untuk mencari pendaftar, hanya sehari sudah banyak peserta yang mendaftar. Ketika kelas #nulisMODULbareng dibuka, pengumuman disebar, dalam waktu 15 jam, sudah ada 300 peserta dari seluruh Indonesia yang tergabung di dalam 2 grup Whatsapp. Betapa luar biasanya kekuatan media sosial sekarang. Secara sederhana, saya sebut sebagai the power of finger.

Jari-jari itu bergerak klik share ke berbagai grup Whatsapp yang dimiliki. Betapa hebatnya resource ini ketika dapat dimanfaatkan dalam kebaikan. Sedekah menggunakan jari. Ketika sesuatu yang disebarkan tadi membawa manfaat bagi orang lain, maka orang yang menyebarkan akan mendapatkan kebaikan yang serupa. Begitu juga sebaliknya, ketika yang disebarkan tadi sesuatu yang tidak bermanfaat, bahkan hoax, maka betapa ruginya jari-jari mereka.

Kebaikan itu sederhana. Tidak perlu kaya untuk bersedekah. Cukup menggerakkan jari untuk selalu berbagi sesuatu yang baik secara istikamah. Berbagi kebaikan, sekecil apapun. Bisa jadi kebaikan kecil ini yang menyebabkan kita masuk surga.

15 thoughts on “The Power of Finger

  1. Waah….. Jadi nebak² , kira² admin ini generasi tahun brp ya?? Kok beda² tipis dg saya.
    Btw…Sangat inspiratif agar anak² jaman now tahu arti kerja keras

  2. Sebernarnya ingin setiap hari mengawali hari dengan memberikan sepatah dua patah kata bermakna yang bisa memotivasi bagi yang membaca… tapi apa daya… seolah jari ini kaku… otak ini berasa tumpul… Semoga dengan mengenal orang-orang yang pandai menulis akan terinspirasi untuk menggerakkan kembali hati biar hidup kembali…. amiin….

  3. Luar biasa, simple Dan sederhana namun syarat dengan makna yang dapat menggugah hati si pembaca. Alhamdulillah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *