Trik Dasar Penulis Pemula

Penulis pemula seperti saya, seringkali kehilangan ide, diksi, bahkan macet di tengah jalan dalam menulis. (Mungkin) ada yang senasib dengan saya.

Penulis pemula seperti saya, seringkali kehilangan ide, diksi, bahkan macet di tengah jalan dalam menulis. (Mungkin) ada yang senasib dengan saya. Hal ini disebabkan oleh apa yang saya tulis tidak saya kuasai atau koleksi kata-kata yang saya punyai masih minim, bisa jadi karena yang saya tulis bukan passion saya, puisi atau cerpen misalnya. Barangkali teman-teman juga punya kesulitan yang sama dengan saya, bisa diceritakan di kolom komentar di bawah.

Berdasarkan masalah yang saya hadapi, saya coba merenungi hal-hal itu agar tidak berlarut-larut karena saya punya keinginan sebagai penulis. Saya bisa berbagi tips agar penulis pemula tidak sampai kehilangan ide atau gagasan ketika menulis. Teman-teman juga bisa berbagi dengan berkenan menulis trik dasar untuk mengatasi hal tersebut.

Pertama, mengasah kepekaan terhadap masalah sekitar. Terkadang, bila saya kehilangan ide atau tidak punya ide, saya mencoba mengamati sekitar, terkadang ada hal remeh namun menarik diulas. Misalnya melihat anak lebih suka berinteraksi dengan gawai daripada dengan teman sebelahnya. Itu sudah bisa menjadi bahan menarik tulisan dengan caption: Generasi 4.0, Generasi Menunduk. Lingkungan bisa jadi berbeda, saya guru, maka saya bisa mengamati perilaku siswa di kelas, atau pembelajaran di kelas, dan segala hal yang berhubungan dengan guru.

Kedua, mencari bahan ilmiah agar mampu mengulas masalah di sekitar lingkungan. Internet adalah pustaka tak terbatas yang bisa diakses setiap saat. Hanya perlu Mbah Google saja, dengan cepat literatur yang dibutuhkan akan muncul. Saya suka menggunakan literatur digital daripada buku fisik. Dengan tetap berhati-hati dengan pustaka, bisa jadi tidak valid.

Ketiga, meniru gaya tulisan orang. Saya suka meniru gaya tulisan Cak Nun, Prie GS, santai tapi penuh pesan. Humoris tetapi mengena. Jangan pernah punya mimpi mengikuti semua gaya penulisan yang bermacam, tetapi fokus ke gaya tulisan ahli. Saya sebagai penulis pemula masih membatasi diri ke satu atau dua penulis. Bila kesulitan, bisa mencari gaya penulisan lagi.

Tiga trik dasar ini masih terlalu sedikit, nah tugas teman-teman menambahkan di kolom komentar. Tentu yang masih berstatus penulis pemula seperti saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *