Tugasmu Hanya Memanggil

Lakukan itu dengan sepenuh hati, biarkan Allah yang menggerakkan hati mereka untuk memenuhi adzan, membaca tulisan, dan menikmati videomu. Karyamu akan menjadi investasimu kelak, di akhirat.

Dalam hati pernah bergumam, saat adzan Dhuhur dan Ashar, adakah yang jama’ah yang akan datang ke mushola perumahan. Bergumamnya hati itu bukan tanpa alasan. Saat Dhuhur dan Ashar, orang-orang di perumahan saya masih bekerja dan berada di luar rumah. Jadi sangat beralasan jika saya suudzan bila tidak ada jama’ah yang datang.

Begitu pula ketika, saya memiliki ide membuka Kelas #nulisPUISIbareng, Kelas #PTKjadiBUKU, Kelas #nulisPTKbareng. Saya pernah pesimis tentang kelas yang saya buka. Pesimis saya adalah apakah ada orang yang ikut atau tidak. Saya sadar bahwa saya bukan siapa-siapa. Guru berprestasi, bukan! Guru teladan, bukan! Guru pemenang juara juga, bukan!  Berawal dari situlah rasa pesimis itu muncul. Ternyata, rasa pesimis itu sirna ketika Kelas #nulisPUISIbareng sukses menghasilkan buku lebih dari 20 karya, Kelas #PTKjadiBuku sukses menghasilkan karya buku lebih dari 25 karya. Akhirnya optimisme tumbuh dari karya yang dibuat oleh teman-teman.

Kelas #nulisPTKbareng masih dalam proses pelaksanaan. Pertemuan-10 sudah dilalui. Hasilnya Bab II dari penulisan PTK sudah terlampaui dan berhasil. Hal ini tentu sangat membanggakan. Bisa berbagi dengan orang lain. Target kualitas berupa karya jauh lebih penting daripada target kuantitas peserta tapi tidak berkarya. Setiap pelatihan P3G Jawa Timur, sebisa mungkin menghasilkan karya. Karya itulah yang nanti akan dikenang setiap pelatihan selesai.

Begitupun dengan tulisan yang di-publish di blog kelaskuonline.id. Pesimis tidak ada yang baca. Saya coba melihat melalui akun hosting saya tentang website performance, betapa kagetnya ternyata banyak juga yang berkunjung ke blog kelaskuonline.id. Sebanyak 2.227 visitor membaca dan mengunjungi blog ini. Saya berusaha membuat tulisan yang bermanfaat dan menginspirasi pembaca. Apalagi mau menduplikasi diri membuat blog dengan tulisan yang lebih bermakna. Teman-teman bisa mengamati website perfomance pada grafik di bawah ini.

Channel Youtube Kelasku Online juga memberikan perasaan yang sama saat itu. Video-video yang saya buat apakah ada yang menonton. Saya berusaha membuat video-video yang bermanfaat bagi teman-teman viewer dan subscriber. Alhamdulillah, video-video yang saya buat banyak juga yang menonton. Bahkan, di era pandemi dan pembelajaran daring, video-video lama saya banyak yang berguna saat ini, seperti Tutorial Google Meet. Selama kurang lebih lima bulan, jumlah subscribe Channel Kelasku Online sudah mencapai 1,8 ribu pelanggan. Walaupun masih jauh dari Silver Button, tetapi ini adalah awal yang bagus untuk selalu membuat video-video yang bermanfaat.

Prinsip saya adalah adzanlah karena itu panggilan Allah, menulislah karena itu akan mampu menginspirasi setiap pembaca, buat video yang bermanfaat dan berguna bagi banyak orang. Lakukan itu dengan sepenuh hati, biarkan Allah yang menggerakkan hati mereka untuk memenuhi adzan, membaca tulisan, dan menikmati videomu. Karyamu akan menjadi investasimu kelak, di akhirat.

“Berbuatlah sekecil apapun. Karena engkau tidak tahu amalanmu yang mana yang menyebabkan engkau masuk surg. Justru amalan-amalan remeh itulah yang menjadi penyebab engkau dimasukkan ke dalam surga,” begitulah Ustadz Oemar Mitha mengatakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *