Wali Santri Menulis!

Tangis haru dan rindu selalu menggebu. Sungguh sayang jika perasaan ini dipendam begitu saja. Perlu diungkap dalam bentuk tulisan.

Tadi malam sempat merenung sesuatu. Alhamdulillah, akhirnya mendapatkan ide. Santri (Darul Madinah) sudah punya karya. Ustadzah (baca: guru) sudah punya karya. Nah, wali santrinya belum. Akhirnya paginya membuat cover, dua jam lebih mencari inspirasi. Selesai juga cover bukunya. Saya kirim ke Ustadz Amir Abdullah. Beliau adalah salah satu pengurus Pondok Pesantren Darul Madinah sekaligus Kepala Madrasah Aliyah Darul Madinah. Beliau saya anggap sebagai partner dalam mengembangkan literasi di Darul Madinah. Saya adalah wali santri.

Buku Ku Titipkan Anakku di Darul Madinah bercerita tentang suka duka wali santri (baca: orang tua santri) ketika ditinggal anaknya hidup di pondok pesantren. Tangis haru dan rindu selalu menggebu. Sungguh sayang jika perasaan ini dipendam begitu saja. Perlu diungkap dalam bentuk tulisan. Tujuannya agar menginspirasi orang tua lain yang menginginkan memondokkan anaknya, terutama di Pondok Pesantren Putri Darul Madinah Madiun.

Caranya? Wali santri silahkan menuliskan pengalamannya dengan mengetik di Microsoft Word. Ukuran kertas A5 dengan margin 2 cm pada semua sisi, spasi 1,5, jenis huruf calibri 12pt, jumlah halaman antara 4-6 halaman. Anda wali santri SMP Darul Madinah? Siapkan tulisan inspiratif anda dan kirim ke Ustadz Amir Abdullah melalui WA: 0813-1383-6275 ditunggu sampai 1 Desember 2020. Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Lukman (Wali Santri) (085850000784).

Catatan: Semua laba hasil penjualan buku ini akan disumbangkan untuk pembangunan Gedung Terpadu Darul Madinah Kampus II di Jiwan Madiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *