Writer-Trainer-Printer (bagian-3)

Menulis adalah permulaan dari segalanya. Walaupun masih penulis (writer) pemula atau dengan kata lain masih belajar menjadi penulis, yang penting tetap belajar.

Semua diawali dari menulis. Tahun 2007, saya mengajar di SMP Nasional KPS Balikpapan Kalimantan Timur. Di sekolah yang didirikan oleh Chevron, Vico, dan Total inilah saya banyak belajar sampai awal 2009. Fasilitas yang sangat memadahi tidak saya sia-siakan. Saya belajar banyak hal di sini, mulai dari blog, menulis artikel, membuat jurnal, membuat penelitian tindakan kelas, membuat buku teks, pengembangan diri, dan yang paling penting adalah tentang teknologi (IT).

Menulis adalah permulaan dari segalanya. Walaupun masih penulis (writer) pemula atau dengan kata lain masih belajar menjadi penulis, yang penting tetap belajar. Cara mudah belajar jadi penulis adalah belajar menulis, terus menulis, dan tidak berhenti menulis. Tahun 2009, saya diterima menjadi CPNS. Saat akan menyusun angka kredit dari CPNS menjadi PNS, saya telah memiliki 13 artikel yang dimuat di majalah propinsi dan 1 laporan PTK. Alhasil, semua karya saya tidak dinilai satupun dengan alasan belum waktunya menggunakan karya tulis dan cukup dipenuhi pakai ijazah S-1.

Hal itu tidak menjadi saya berputus asa dari menulis. Saya hanya salah strategi saja. Setelah menjadi PNS saya mempelajari Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2009, Buku 4, dan Buku 5. Ketiga hal ini yang mengajari saya untuk membuat strategi dalam naik pangkat. Hasilnya, tahun 2019, saya sudah mengatongi pangkat dan golongan Penata Tingkat I (III-d) dalam kurun waktu 10 tahun.

Untuk membantu pengembangan kemampuan menulis, saya memberanikan diri mendirikan Pusat Pengembangan Profesi Guru (P3G) Jawa Timur. Lembaga ini saya dirikan untuk mewadahi pendidik dalam mengembangkan diri dalam hal kemampuan menulis, khusunya publikasi ilmiah. Saya terus mengasah diri untuk menjadi pelatih (trainer). Dengan segala keterbatasan dan terus belajar, banyak pelatihan yang telah diadakan oleh P3G Jawa Timur, antara lain: menulis buku dari laporan penelitian tindakan kelas, menulis karya inovatif dalam bentuk kumpulan puisi, penyusunan karya ilmiah dalam penelitian tindakan kelas, penyusun modul terintegrasi dengan Youtube.

Selanjutnya, Penerbit Delta Pustaka didirikan untuk membukukan tulisan pendidik dan peserta didik. Buku menjadi produk yang sangat penting bagi penulis. Produk inilah yang akan menjadi kenangan bagi penulis, di samping menjadi bukti untuk pengajuan angka kredit. Penerbit Delta Pustaka telah menerbitkan hampir 250 buku dengan berbagai genre. Saya suka menyebut diri saya sebagai tukang cetak (printer). Untuk menghemat biaya, maka saya melakukan sendiri proses produksi buku. Hal ini saya lakukan agar cetak buku terjangkau oleh teman-teman pendidik.

Semoga saya selalu istikomah untuk selalu berbagi dengan teman-teman pendidik khususnya dalam publikasi ilmiah dan pengembangan diri. Terima kasih kepada teman-teman pendidik yang selalu mengiringi saya untuk selalu belajar menjadi writer, trainer, and printer.

One thought on “Writer-Trainer-Printer (bagian-3)

  1. Penerbit Delta sangat.membantu pendidik.menerbitkan bukunya suatu saat saya juga ingin buku saya bisa diterbitkan oleh penerbit Delta.dengan harga terjangkau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *