Your Passion is Your Branding

Itulah yang ingin saya katakan bahwa Your Passion is Your Branding. Lakukan hobi/kesukaan/passion-mu maka personal branding-mu akan terbentuk. Terbentuk dengan sendirinya dan secara otomatis orang akan mengakuinya tanpa engkau memasang di flyer sebagai ahli dalam apapun.

Saya dulu kuliah di Universitas Negeri Malang (UM) program studi Pendidikan Fisika, baik jenjang sarjana maupun master. Fisika bukanlah kesukaan saja, tapi karena keterpaksaan dan rekomendasi dari gurunda Pak Mohammad Ali Wardoyo. Menurut beliau, guru fisika pada saat itu masih sangat jarang dan kurang waktu itu. Buktinya setelah saya lulus saya menggantikan beliau mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Fisika bukan passion saya, walaupun guru adalah passion saya. Passion saya adalah matematika.

Bukan guru atau matematika yang saya maksud dengan passion di tulisan ini. Passion saya yang saya maksud dalam tulisan ini adalah IT (Information and Technology). Yup, itulah passion saya. IT tidak pernah saya pelajari dalam bangku kuliah, hanya pada saat kuliah Diploma-1 saja selama 1 tahun. Setelah itu tidak pernah belajar IT dalam pendidikan formal seperti kuliah. Oiya, for your information (FYI), passion adalah sesuatu yang tidak pernah bosan kita lakukan (Mbah Google, 2019).

Tahun 2018, ada Program Keahlian Ganda untuk memfasilitasi guru-guru SMA/SMK yang kekurangan jam dan sudah bersertifikasi. Tanpa aiueo, saya langsung mendaftar program keahlian Teknik Komputer Jaringan. Karena butuh, tidak! Tapi karena passion. Saya tidak pernah mikir kalau dalam program tersebut dapat uang transpor, uang saku, sertifikasi otomatis cair, dan sertifikat pendidikan kedua sesuai program keahlian yang dipilih. Semua saya lakukan karena passion, hanya karena suka. Buktinya, saya beli alat-alat jaringan, tang kripping, kabel LAN, switch, mikrotik routerboard, dan segala macam yang berhubungan dengan jaringan, termasuk buku Kungfu Mikrotik. Belajar sendiri dan baca buku, tidak lupa tanya ke guru saya, master Fiki Fahrudin Fahmi.

Saat program IN Service di SMKN 1 Dlanggu Mojokerto, saya membawa peralatan saya satu dus untuk saya gunakan belajar bareng teman-teman. Semua saya lakukan karena passion. Passion itulah akhirnya membetuk branding.

Di sekolah, saya disebut teman-teman guru sebagai ahli IT, kata teman-teman lho ya! Walaupun keahlian saya abal-abal, karena saya bukan S.Kom apalagi M.Kom. Tanpa SK (Surat Keputusan), saya mengatur jaringan lalu lintas internet, membatu jaringan laboratorium komputer, CBT, dan apapun yang berhubungan dengan IT di sekolah. Semua saya lakukan karena suka, ndak dibayar pun ndak ada masalah.

Itulah yang ingin saya katakan bahwa Your Passion is Your Branding. Lakukan hobi/kesukaan/passion-mu maka personal branding-mu akan terbentuk. Terbentuk dengan sendirinya dan secara otomatis orang akan mengakuinya tanpa engkau memasang di flyer sebagai ahli dalam apapun. Biarkan orang yang menilai itu. Boleh setuju boleh tidak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *